Budaya Bali di Anime yang Bikin Kamu Bangga

budaya bali di anime

Indonesia memang memiliki keragaman budaya yang sangat menarik perhatian publik, tanpa terkecuali bagi kreator maga atau anime. Tak heran kalau mereka sengaja memasukan unsur budaya Indonesia khususnya budaya Bali di Anime.

Bali, Pulau Dewata yang ada di Indonesia tengah ini beberapa kali dimasukan ke dalam karya anime atau manga populer. Tentu saja hal ini menjadi suatu kebanggaan bagi masyarakat Indonesia.

Apa saja itu? Berikut adalah ulasannya.

Detective Conan

Pada episode A Cursed Mask Coldly Laughs, ada adegan dimana Kogoro Mouri, Ran dan Conan diundang ke sebuah rumah mewah. Di sana kita akan melihat beberapa topeng Bali seperti topeng Leak.

Seperti judulnya, kasus misteri pembunuhan yang harus dipecahkan oleh Conan berhubungan dengan topeng. Sayangnya, topeng-topeng ini hanya sebagai background saja, tidak ada kaitannya dengan cerita.

Sinopsis

Kogoro, Ran, dan Conan diundang untuk menginap di sebuah rumah besar oleh Beniko Suo, pembawa acara amal kecelakaan mobil, di hutan Shinjuku Utara. Saat mengemudi, mereka menemukan pesan dari Phantom of the Cursed Masks, yang memberitahu mereka bahwa mereka tidak boleh pergi ke tempat itu.

Sesampai di sana, terdapat banyak publik figur lainnya seperti pemain baseball, cenayang, bintang rock, dan fotografer yang kehilangan istrinya dalam insiden “Tabrakan Lari”.

Rumah itu sangat besar dan terbagi menjadi sisi timur dan barat, dengan saudara kembar Minaho dan Honami Shimogasa menjaga masing-masing bagian. Satu-satunya ruangan yang menghubungkan kedua sisi adalah ruang topeng.

Ruang topeng dikunci setiap malam karena koleksi 200 topeng yang diyakini terkutuk. Orang-orang yang memiliki topeng-topeng tersebut dipercaya akan mengalami nasib tragis.

Baca juga  Link Nonton Anime Hajime no Ippo, Legal

Suo, yang sekarang memiliki 200 topeng, meminta seorang pendeta untuk menyegel kutukan tersebut. Namun sebuah insiden terjadi. Suo dibunuh di ruangan terkunci, dengan topeng Shobel mengelilinginya dan belati di tenggorokannya.

Dragon Ball

budaya bali di anime

Di anime Dragon Ball episode The Training of Kame-Sen’nin volume 3, ada banyak budaya Bali di anime ini. Bahkan turnamen di dalam anime sengana mengambil seting di Bali. Hal itu tak heran karena sang mangaka, Akira Toriyama membuat cerita tersebut setelah ia liburan di Bali pada Juni 1985.

Kita bisa melihat gapura khas Bali, kota Singaraja, pakaian Bali hingga kulener seperti soto ayam. Bahkan unsur Bali sudah terlihat di cover manga-nya. Nampaknya, Toriyama sangat mengagumi Bali hingga banyak memasukan unsur pulau Dewata ke dalam karyanya.

Namun, ada satu lagi yang bikin kita berdecak kagum. Seorang bernama Wayan Budhiyasa muncul sebagai cameo di cerita Dragon Ball. Bukan hanya sekali, ia terlihat hingga dua kali selama jalan cerita.

budaya bali di anime

Di Dragon Ball Chapter 32, The Tenkaichi Budōkai Begins!!, Wayan muncul di salah satu panel dengan wajah tersenyum. Terdapat namanya di lengan baju sebelah kanan. Di panel yang sama terdapat stiker bertuliskan “Bali” di koper Muten Roshi, gurunya son Goku.

Kemudian Wayan muncul lagi di kerumunan penonton di chapter 35, The Battle Is Set. Sama seperti sebelumnya, Wayan digambarkan sedang terseyum dan menoleh ke arah pembaca. Kemudian di pengantar edisi chapter 42, Toriyama menulis jika ia sangat senang dapat surat dari Wayan.

Lantas siapa sebenarnya Wayan Budhiyasa? Ia adalah seorang pemandu wisata asal Ubud yang memandu Toriyama selama liburan di Bali pada Juni 1985. Dedikasi serta pelayanan yang luar biasa darinya membekas di hati sang mangaka ketika jelajahi destinasi wisata Bali.

Baca juga  5 Anime Mecha Dengan Pertarungan Terbaik

Bali memang memberikan banyak kesan bagi setiap orang yang berkunjung ke sana. Kalian juga tak perlu pusing mencari tempat sewa mobil manual & matic murah di Bali agar bisa menikmati liburan di tempat favorit tokoh dunia. Karena banyak penyedia layanan tersebut misalnya Top Bali Rentals.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar